PENYAKIT REMATIK

Apa Itu Rematik  (Rheumatoid Arthritis) ?

PENYAKIT REMATIK

Definisi

Rematik merupakan sekelompok penyakit yang menyerang berbagai organ dan jaring tubuh, seperti : tulang, sendi, otot bahkan darah organ tubuh lainnya. Dalam dunia kedokteran penyakit rematik dapat di golongkan menjadi 2 golongan. Golongan pertama diuraikan sebagai penyakit jaringan ikat karena ia mengefek pada tubuh dan organ-organ internalnya. Jenis penyakit yang dapat digolongkan dalam golongan ini adalah osteoartritis, gout, dan fibromialgia. Golongan yang kedua dikenali sebagai penyakit autoimun, hal ini dikarenakan terjadi apabila sistem imun yang biasanya memproteksi tubuh dari infeksi dan penyakit, mulai merusak jaringan-jaringan tubuh yang sehat. Jenis penyakit yang dapat digolongkan dalam golongan ini adalah Artritis Reumatoid, spondiloartritis, lupus eritematosus sistemik dan scleroderma.

Berdasarkan defenisi di atas, penulis menarik kesimpulan bahwa penyakit rematik adalah penyakit sendi yang disebabkan oleh peradangan pada persendian sehingga tulang sendi mengalami destruksi dan deformitas serta menyebabka jaringan ikat akan mengalami degenerasi yang akhirnya semakin lama akan semakin parah.

Penyebab Dari Rematik

Apa yang menyebabkan seseorang bisa terserang penyakit rematik ?.  Penyebab dari Rematik hingga saat ini masih belum terungkap, namun beberapa faktor resiko untuk timbulnya reumatik antara lain:

  • Faktor usia

Dari semua faktor resiko timbulnya penyakit rematik, faktor usia merupakan faktor yang paling kuat. Semakin bertambahnya usia seseorang  maka, akan semakin tinggi resiko seseorang terkena penyakit rematik. Jarang sekali kita menemukan penderita rematik di usia 40 tahun ke bawah bahkaan hampir tak pernah terjadi pada anak anak.

  • Genetik

Faktor genetik merupakan salah satu faktor yang bisa di katakan memiliki angka kepekaan yang cukup tinggi bagi penderita rematik, karena sekitar 55% penderita rematik dapat di turunkan melalui gen/darah.

  • Jenis kelamin

Selain itu, jenis kelamin juga dapat mempengaruhi seseorang terserang penyakit rematik. Wanita lebih sering terkena Artritis Reumatoid pada lutut dan sendi, dan lelaki lebih sering terkena Artritis Reumatoid pada paha, pergelangan tangan dan leher. Secara keseluruhan dibawah 45 tahun frekuensi Artritis Reumatoid kurang lebihsama pada lelaki dan wanita tetapi usia diatas 50 tahun frekuensi Artritis Reumatoid lebih banyak pada wanita dari pada pria, hal ini menunjukkan adanya pera n hormonal pada penyebaran artritis reumatoid.

  • Pola hidup kurang sehat

Pola hidup yang kurang sehat memang sangat mempengaruhi kesehatan tubuh seseorang salah satunya terserang penyakit rematik. lingkungan bisa membuat seseorang terkena reumatoid artritis karena berhubungan dengan kekuatan daya tahan tubuh. Faktor lingkungan bisa memicu infeksi oleh virus atau bakteri pada individu yang lemah secara genetik. Hal ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh salah arah dan menyerang tubuh sendiri, sehingga terjadi peradangan sendi. Beberapa hal yang diduga menjadi pemicu yakni terkena paparan mineral silika dan penyakit periodontal kronis bisa meningkatkan risiko terkena reumatoid artritis.

  • Obesitas

Orang yang memiliki berat badan berlebih (obesitas) lebih rentan terkena bergai jenis penyakit, salah satunya penyakit radang sendi atauu rematik. Perlu diketahui, sendi seperti lutut dan pinggul bekerja untuk menopang berat badan. Sendi di bagian ini akan merasakan tekanan lebih besar ketika seseorang sedang beraktivitas. Obesitas bisa menyebabkan sakit atau radang pada sendi karena adanya beban atau tekanan berlebihan yang harus ditahan oleh sendi.

Gejala Dan Tand Timbulnya Penyakit Rematik

Banyak orang yang pernah mengalami penyakit rematik hal tersebut bisa ditandai dengan adanya penyebab yang dapat membuat penyakit rematik menyerang, banyak yang salah sangka rematik sering dikaitkan dengan penyakit asam urat dan memang penyakit tersebut terjadi pada bagian sendi tubuh, banyak orang yang belum mengetahui pasti bagaimana gejala dan tanda-tanda penyakit tersebut menyerang, untuk mengetahui lebih lanjut simak penjelasan berikut ini.

Dari sumber yang di ketahui halaman informasi kesehatan Hellosehat(.com) gejala dan tanda penyakit rematik menyerang yaitu :

  • Nyeri Sendi Dan Kekakuan

grt1Nyeri sendi dan kekakuan memang menjadi faktor utama tanda dan gejala penyakit rematik tersebut, mengapa bisa terjadi hal seperti itu ? karena kita ketahui bahwa gejala atau tanda yang ditimbulkan penyakit tersebut adalah adanya peradangan pada sendi yang membuat kondisi persendian memburuk sehingga efek yang dihasilkan sendi menjadi nyeri dan kaku, biasanya hal tersebut terjadi pada pagi hari setelah bangun tidur atau duduk terlalu lama dan memang kebanyak seperti itu jadi ketika sendi kita tidak tegerak maka peradangan pada sendi akan memburuk sehingga efeknyapun akan seperti itu.

Gejala dan tanda seperti itu dapat mebuat sendi mejadi memerah, bengak, dan terasa hangat ketika disentuh.

  • Mata Gatal Atau Perih

grt2Hal kedua yang menjadi gejala dan tanda timbulnya penyakit tersebut yaitu  mata terasa gatal atau perih, mengapa bisa terjadi pada mata ? iya karena dari beberapa sumber yang diketahui bahwa penyakit rematik dapat menimbulkan mata gatal dan perih karena saraf pada persedian terganggu akibat dari peradangan tersebut, maka kemungkinan hal tersebut bisa terjadi kondisi seperti itu umumnya terjadi pada penderita penyakit rematik.

  • Lemas Dan Lesu

Nah hal ini memang pasti dapat terasa pada penderita penyakit rematik, karena dari yang kita ketahui pasti penyakit rematik itu adanya peradangan pada sendi sehingga fungsi sendi, kekuatan otot sendi, sendi yang bergerak tersebut terganggu, akibatnya tubuh mudah lemas dan lesu itu efek yang dihasilkan dari peradang pada sendi yang membuat kondisi tubuh menjadi seperti itu, pastinya orang yang menderita penyakit rematik dapat mengalami gejala seperti itu.

  • Nafsu Makan Menurun Dan Demam

dewiPenyakit rematik dapat mempengaruhi semua kesehatan tubuh bahkan nafsu makan akan terus menurun secara drastis bisa saja itu karena akibat dari peradangan pada persendian yang membuat fungsi-fungsi dari organ tubuh menjadi terganggu, selain itu demampun dapat terjadi karena kondisi tubuh yang dipenuhi dengan rasa nyeri, kaku, memerah, bahkan saat disentuh oleh tangan akan terasa hangat hal inilah yang menjadikan kondisi tubuh menjadi demam karena peradangan yang terus bertambah parah, pastinya orang yang menderita penyakit rematik akan mengalami hal tersebut.

Pantangan Makanan Untuk Penderita Penyakit Rematik

Penyakit rematik dapat timbul karena akibat dari pola hidup yang tidak sehat terutama pola makan yang tidak sehat, makan dapat mempengaruhi timbulnya penyakit rematik dan bahkan dapat memperparah penyakit tersebut hal tersebut harus diketahui para penderita atau bahkan orang yang tidak punya penyakit tersebutpun harus menghindari pola makan yang tidak sehat agar penyakit rematik tidak mudah menyerang dan bahkan dapat mencegah terjadinya rematik.;

Dari sumber yang diketahui dihalaman Halodoc (.com) ada beberapa pantangan makanan yang wajib diketahui dan harus dihindari agar tidak menyebabkan penyakit rematik semakin bertambah parah, maka dari itu penderita rematik harus menghindari makanan-makanan yang tidak sehat, berikut beberapa pantangan makanan di bawah ini.

  • Jeroan

rema3Nah makanan yang satu ini memang banyak sekali digemari oleh masyarakat umum namun terkadang banyak orang juga yang tidak menyukai makan tersebut. Nah bagi penderita penyakit rematik makan seperti jeroan harus dihindari karena jeroan dapat memicu terjadinya penyakit rematik bahkan dapat membuat kondisi rematik semakin bertambah parah maka dari itu hindarilah makan tersebut agar tidak menimbulkan efek berbahaya dan penyakit lain.

  • Santan

rema2Santan memang salah satu bumbu dapur yang dapat membuat rasa makanan menjadi enak dan gurih, namun santan ini tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit rematik mengapa bisa ? karena santan mengandung zat rin dan zat kolesterol tinggi sehingga kandungan tersebut dapat membuat kondisi persendian menjadi terganggu dan apabila dikonsumsi oleh penderita penyakit rematik maka penyakit tersebut akan semakin parah, maka dari itu santan tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit rematik.

  • Seafood

rema1Pastinya sudah tidak asing lagi dengan makanan yang satu ini, berbagai makanan dari olahan laut tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit rematik karena seafood dapat memicu timbulnya gejala penyakit rematik dan bahkan dapat membuat kambuh lagi, makan jensi seafood yang harus dihindari yaitu dari berbagai jenis kepiting dan udang namun selain dari jenis tersebut tidak menutup kemungkinan dapat menimbulkan penyakit rematik, untuk itu hindari berbagai olahan laut agar tidak menimbulkan dan menambah parah penyakit rematik.

  • Sayuran

rema4Sayuran memang menyehatkan bagi tubuh, namun ada beberapa sayuran yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit rematik salah satunya yaitu jamur, bayam, kembangkol, kangkun dan sawi sayuran tersebut mengandung zat purin yang dapat memicu serta membuat kondisi sendi menjadi sakit hal ini dapat memperparah penyakit rematik, maka dari itu perlu diketahui bagi para penderita penyakit rematik atau masyarakat umum juga harus menghindari sayuran tersebut, atau jangan terlalu sering mengkonsumsi sayuran tersebut.

  • Daging Kambing

rema5Daging kambing memang terkenal dengan rasanya yang enak dan lezat apalagi diolah dengan cara disate atau ditongseng, namun tetap waspada selain dapat menyebabkan penyakit darah tinggi ternyata daging kambing dapat memicu terjadinya penyakit rematik dan bahkan dapat membuat kondisi persendian yang terkena penyakit rematik menjadi parah dan gampang kambuh, karena daging kambing mengandung zat purin yang sangat tinggi yang dapat memicu dan memudahkan rematik menyerang, untuk itu hindari mengkonsumsi daging kambing karena dapat memperparah kondisi penyakit rematik.

Beberapa pantangan makan tersebut harus dihindari agar tidak menimbulkan efek yang sangat berbahaya, maka dari itu jagalah kesehatan agar terhindar dari berbagai penyakit terutama penyakit rematik dan selalu berpola hidup sehat serta berpola makan sehat.

Cara pengobatan remtik

Berbagai pengobatan remtik dapat di lakukan dengan secara medis atau tradisional dan pola hidup sehat. Cara yang pertama dapat dilakuan dengan Berolahraga teratur adalah cara yang bagus untuk melawan kelelahan, Menguatkan otot, dan meningkatkan jangkauan gerak sendi. Olahraga jenis aerobik seperti peregangan ringan, Berjalan, Berenang, dan bersepeda sangat baik untuk menjaga kekuatan dan kelenturan sendi pada penderita rematik. Guna melindungi sendi, hindari olahraga high impact yang membutuhkan tenaga besar dan membebani persendian. Bila perlu, Anda bisa melakukan pijit refleksi agar si otot-otot tidak kaku. Pada intinya, sendi yang mengalami rematik harus selalu bergerak untuk menjaga kelenturan, jangkauan gerak, dan menjaga fungsi normalnya.

Selain itu anda dapat melakuan dirumah cara kompres es ke sendi yang meradang untuk membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit. Anda dapat menggunakan handuk yang dicelupkan ke dalam air es, atau membungkus es batu dengan handuk. Tapi ingat, jangan menerapkan es batu langsung ke kulit tanpa melapisinya, Karena dapat merusak kulit dan menambah penderitaan. Jika Anda mengalami ketegangan otot yang terasa sakit, Maka yang dipilih adalah air hangat. Mandi air hangat akan merilekskan otot dan melancarkan aliran darah sehingga efek tenang akan terasa. Anda juga dapat menggunakan handuk panas, Bantal pemanas, atau kompres hangat.

Alangkah baiknya anda sambil melakukan hal yang terbaik untuk menjaga
kesehatan anda sendiri dalam pola makan yang teratur jangan sampai anda memakan segala hal yeng menyangkut rematik anda menjadi sakit bertambah parah.

PENGOBATAN REMATIK SECARA TRADISIONAL DENGAN WALATRA SEHAT SENDI

SEHAT SENDI

Beberapa kelebihan metode alternatif herbal dibanding metode medis modern:

1. Relatif aman dari efek samping untuk dikonsumsi dalam jangka waktu lama.
2. Sesuai untuk gangguan kesehatan terutama penyakit kronik dan degeneratif seperti rematik, asam urat dan lain-lain.
3. Metode herbal menggunakan unsur-unsur obat yang lebih alami sehingga diharapkan tubuh lebih mudah untuk menerima dan bisa menolerirnya.
4. Bisa menyembuhkan beberapa penyakit tertentu yang tidak bisa diobati dengan cara medis.
5. Mengandung motivasi psikis, keyakinan, kepasrahan yang tinggi sehingga dapat meningkatkan semangat dalam berobat untuk mencapai kesembuhan.

Layanan Konsultasi : 0852 5522 1146

posted by : https://icam.my.id/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*